Wisata Kuliner Semarang: Episode Lumpia Gang Lombok

Wisata Kuliner Semarang: Episode Lumpia Gang Lombok

Kota AtlasĀ  merupakan salah satu sebutan bagi kota Semarang, tentunya selain terkenal sebagai kota Lumpia. Berbicara mengenai wisata kuliner di kota Atlas memang tidak bisa lepas dari makanan khasnya yaitu Lumpia. Meski sebenarnya lumpia bukan merupakan makanan khas asli Semarang, melainkan makanan yang berasal dari Cina. Dengan sedikit pembauran kemudian terciptalah lumpia khas Semarang yang kini bisa dengan mudah didapatkan di jalan-jalan utama di kota Semarang, seperti di Jalan Pemuda dan Jalan Pandanaran. Namun lumpia yang paling terkenal dan paling banyak dicari adalah lumpia Gang Lombok.

Gang Lombok no 11 merupakan cikal bakal wisata kuliner lumpia khas Semarang dilahirkan. Pada awalnya lumpia khas Semarang ini ditemukan pertama kali oleh pasangan suami istri Cina-Jawa yaitu Tjoa Thay Yoe dan Wasih. Sebelum menjadi suami istri, mereka telah terlebih dulu berjualan lumpia dengan ciri khas masing-masing, Tjoa Thay Yoe dengan lumpia khas hokkian dan Wasih dengan lumpia khas Jawa. Setelah menikah mereka memadukan dua jenis lumpia tersebut dengan rasa unik yang merupakan perpaduan dari rasa asin, gurih dan manis. Hingga sekarang lumpia ini masih turun-temurun diproduksi dan diperdagangkan oleh keturunan Tjoa Thay Yoe. Meskipun penjualnya keturunan cina, anda tidak perlu ragu dengan kehalalannya.

Dijual dengan harga Rp.10.000 per potongnya, lumpia Gang Lombok ini telah membuat setiap orang yang pernah merasakannya ketagihan. Perpaduan kulit lumpia yang lembut dengan isian rebung muda, udang dan telur yang lezat semakin mantap ketika dinikmati dengan saus dan daun bawang segar. Apabila anda pecinta makanan pedas, cabe rawit nampaknya teman yang tepat untuk menemani anda menyantap lumpia ini. Selain lumpia yang sudah digoreng, tersedia pula lumpia basah yang cocok dijadikan oleh-oleh bagi para wisatawan yang datang dari luar kota. Lumpia jenis ini bisa tahan hingga tiga hari dan dikemas secara tradisonal di dalam sebuah besek berisi 10 potong lumpia.

Meskipun dijual pada gang yang cukup sempit, anda tidak akan kesulitan menemukannya karena lumpia ini sudah sangat dikenal karena telah diperdagangkan oleh tiga generasi. Lumpia gang Lombok ini tidak membuka cabang lain, cukup cari saja Klenteng Tay Kak Sie, sekitaran Pasar Johar Semarang, dan semua orang yang anda temui akan segera menunjukkan kepada anda dimana letak wisata kuliner lumpia khas Semarang yang sangat fenomenal ini.

Wisata Kuliner Semarang: Episode Lumpia Gang Lombok

Comments

comments

0 comments on “Wisata Kuliner Semarang: Episode Lumpia Gang LombokAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *