Museum Satria Mandala

Tanggal 22 Agustus 2012 lalu, kami sekeluarga berkunjung ke Museum Satria Mandala yakni museum sejarah perjuangan Tentara Nasional Indonesia yang terletak di Jalan Jenderal Gatot Subroto 14, 12190, Indonesia. Phone: +62 21 5227946.

Ketika memasuki halaman Museum Satria Mandala, kami langsung dapat melihat kendaraan tempur seperti Roket, helikopter Bell, pesawat Mig, Panzer polisi, dan Meriam. Kedua anakku pun tak luput berfoto didepan kendaraan tempur tersebut. Bahkan ada tank yang bisa dinaiki.

Setelah puas bermain dan berfoto, kamipun berjalan masuk ke dalam Museum Satria Mandala. Tiket masuk tergolong murah. Untuk dewasa Rp 2.500,- sedangkan anak2 Rp 1.500,-. Dibuka setiap hari Selasa – Minggu dari jam 09.00 s.d. 14:30, sedangkah hari Senin dan hari Besar tutup.

Lalu kami disambut dengan replika PROKLAMI tertulis di dinding berbatu marmer. Kebetulan anak2 sudah belajar mengenai Proklamasi yang ditandatangani oleh Bapak Soekarno dan Bapak Hatta, jadi bisa sedikit bercerita dan meminta mereka membacanya. Kami jadi ingat masa sekolah dulu yang mana teks Proklamasi ini harus dihapalkan luar kepala.

Berbelok ke kiri dari pintu masuk, kamipun memasuki Museum Satria Mandala dimana didalamnya  bisa melihat diaroma sejarah perjuangan TNI dari sebelum Merdeka sampai sesudah Merdeka. Sungguh menarik sebab ada petunjuk berupa catatan sejarah yang dapat dibaca oleh anak2 dan suara2 percakapan para pejuang. Bahkan ada baju, atribut ketentaraan dan tandu yang mengusung Panglima Besar Jend. Soedirman saat beliau bergerilya melawan penjajah Belanda.

Terus terang untuk ruangan yang ada tandunya ini agak terasa gelap sehingga rasa terharu ini sedikit bercampur aduk dan terpengaruh oleh suasana ini – melihat tandu, jubah baju dan tas yang digunakan Jenderal Seodirman tsb. Oh ya, untuk ruangan ini, tidak boleh foto-foto ya.

Memasuki ruang berikut, terdapat koleksi peralatan perang itu sendiri yang berukuran sebenarnya, dari masa lampau sampai masa modern. Ada ranjau, rudal, torpedo, tank, meriam. Disinipun kami dapat berfoto2 mengabadikan koleksi tersebut, bahkan anak2 dapat mencoba menduduki atau menggerakkan alat2 tsb.

Lanjut ke halaman luar di belakang dan di samping Museum Satria Mandala, kami dapat melihat peralatan tempur lainnya seperti pesawat tempur TNI, tank-tank TNI berbagai ukuran, mobil jeep TNI dsb. Lagi-lagi, anak2 dapat menaiki dan bermain layaknya main perang2an dengan suara-suara tempur kreasi sendiri. Seru loh, apalagi melihat wajah ceria dan puas anak2ku setelah menikmati rekreasi ini sambil menambah pengalaman dan pengetahuan.

Terima kasih para pejuang Indonesia, sehingga sampai hari ini kami bisa menghirup udara kemerdekaan dan kebebasan.

Comments

comments

0 comments on “Museum Satria MandalaAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *